MENU
StemanikaHits, StemanikaToday, Stemanika, Youth Majalengka

Buat Kamu di Sana, Semoga Membaca Apa yang Membuatku Terluka

Buat Kamu di Sana, Semoga Membaca Apa yang Membuatku Terluka

Buat Kamu di Sana, Semoga Membaca Apa yang Membuatku Terluka

Iklan di sini

Stemanika.net - Beberapa saat setelah perpisahan sekolah kita, aku berusaha mencari begitu banyak sekali cara untuk segera bangkit dan berusaha untuk tidak berlarut-larut dalam kesedihan ini. Walaupun ini tidak selalu berhasil dan selalu gagal untuk segera bangkit, setidaknya aku akan selalu berusaha untuk tetap berdiri setelah perpisahan ini.

1. Mungkin lagu yang pernah mengiringi perjalanan kisah kita, hanya akan menjadi kenangan indah yang seharusnya bisa kamu relakan.



Suatu saat akan ada begitu banyak playlist lagu yang terdengar setelah perpisahanku denganmu. Bagaimanapun Aku harus menghadapinya dan tidak terlalu larut dengan lagu-lagu yang bisa membuatku mengingatmu kembali. Disetiap langkah perjalanan kisah kita, akan selalu ada suatu hal yang membuat kita menyanyikan lagu yang dapat mengisahkan momen kita saat itu. Saat dimana kita tidak lagi bersama, aku harus kalang kabut menghadapi semua yang pernah terekam di otakku.

Bahkan ketika banyak temanku yang akhirnya menyebut namamu, aku harus bisa bertahan dengan hati yang seharusnya bisa tegar.

''Lagu kenangan kita akan banyak dinyanyikan oleh orang-orang sekitarmu. Mungkin itu akan membuatmu sedikit gelisah. Untuk sementara waktu, jangan terlalu larut dengan lagu-lagu yang bisa membawamu mengingat kenangan kita dulu. Bersabarlah untuk sementara waktu hingga kamu siap mendengarkan lagu-lagu itu kembali.’’

2. Aku harus menyapu segala hal yang pernah kita lakukan di sepanjang jalan itu.



Di setiap jalan yang sudah aku lewati adalah hal yang mungkin sangat tidak aku sukai. Karena di setiap bagiannya, kamu selalu hadir di dalamnya. Bahkan hal-hal kecil itu yang bisa membuatku kembali mengingatmu. Aku harus tetap untuk sadar dan berusaha keras agar tidak terlalu lama menatap banyak hal yang telah aku lalui bersamamu.

3. Akhirnya, Tuhan menggerakkan hatiku untuk tidak mengharapkanmu lagi lebih dari ini.


Disetiap ibadahku, aku selalu melakukan komunikasi singkat dengan Tuhan. Mengatakan padaNya bahwa hanya Tuhanlah yang sanggup menggerakkan hati setiap manusia, memutarbalikkan hati manusia, seperti awal pertemuan yang tidak pernah terfikir akan menjadi perpisahan seperti sekarang ini. Seperti halnya sekarang, aku sangat mengharapkannya. Dan mungkin Tuhan benar-benar telah menggerakkan hatiku yang telah membiarkanmu masuk dalam setiap hidupku terlalu jauh.
Meminta pada Tuhan untuk perlahan menjauhkan dirinya dari hatiku. Jawaban Tuhan adalah proses yang tidak bisa dipercepat karena di balik semua jawabannya, pasti membutuhkan waktu agar kita bisa belajar dari hari-hari itu. Pada akhirnya, Tuhan dapat mengabulkan permintaanmu untuk tidak mengharapkannya lebih dari itu.
4. Kita telah diberikan waktu sesaat setelah mengakhirinya. Sekarang aku tahu jawabannya.


Setelah ucapan perpisahan itu, aku tahu mungkin aku  sudah tidak bisa menanyakan banyak hal lagi kepadamu yang telah sungguh-sungguh dengan perpisahan itu. Banyak sekali pertanyaanku untukmu yang tidak dapat tersampaikan. Banyak sekali perasaan yang hingga saat ini tidak tahu arah tujuannya. Dan pada akhirnya, saat yang tepat membawa kita pada satu pertemuan terakhir.

Saat itu pula, aku pertegas masihkah ada hatimu itu untukku yang selalu berada di depan matamu ini. Mungkin jawaban ‘’tidak’’ adalah jawaban yang mempertegas jika kamu telah sungguh-sungguh ingin menyudahi semua yang aku kejar selama ini. Apa boleh buat? Walaupun jika semakin dipaksakan, itu akan membuatku terasa semakin sakit dan membuat hatiku akan semakin menangis.

Walau bagaimanapun kita tidak pernah tahu, ''tidak'' adalah ucapan dari hati atau hanya sebatas alasan. Walaupun aku hanya bisa tersenyum, tapi di dalam hati kecil ini sesuatu yang hancur telah terjadi.
Mengalahlah untuk perasaannya, yang sudah tidak ingin lagi membuka hatinya untukmu. Karena semua yang ada hanya akan menjadi pelajaran untuk kalian ke depannya. Tetapi dengan jawaban yang harus kamu cari bahkan kamu tanyakan padanya, bisa mempertegas langkahmu untuk benar-benar pergi dari dirinya yang telah meninggalkanmu sendiri.’’
5. Aku harus terbuka. Aku harus melalui semua ini dan menyadari bahwa kamu sudah tidak lagi di sisi ini.


Karena aku tidak bisa terus memaksamu untuk selalu berada di sisiku lebih lama. Pada akhirnya, aku harus menyadari bahwa kamu telah lama beranjak pergi bersamanya. Mungkin bangun dari kesedihan adalah apa yang harus kulakukan sekarang ini. Berkata pada diri sendiri dan mengajak diri sendiri untuk berusaha pergi dari apa yang telah membuatku terluka adalah usahaku yang saat ini terus kuperjuangkan.

Jika nanti aku harus menenggelamkan diriku pada luka yang telah kamu buat, maka selamanya aku tidak akan pergi. Aku hanya butuh waktu untuk berpikir sejenak, dimanakah sekarang aku berada, dan apa yang harus kulakukan setelah ini. Karena sekarang aku sadar, aku telah banyak kehilangan impian-impian besarku padamu yang telah menyiapkan mimpi baru untukku.

Tetapi ketika itu berakhir, maka mimpi baru itu pun juga ikut berakhir. Mungkin saat ini belum terlalu terlambat untuk membuat impian lamaku itu kembali.
Memperjuangkan impian untuk seseorang yang menantikan kita sukses di rumah, seperti keluarga mungkin salah satu cara untuk merajut kembali impian-impian yang belum terlalu pergi jauh. Jangan pernah meninggalkan impianmu untuk seseorang yang belum tentu akan terus berada di sisi kita, sebelum terlambat.

Buatlah impian itu kembali untuk sesuatu yang baru dan terus berjuanglah!’

Dariku, untuk mu wahai masa laluku.
Sampai bertemu di masa depan....
Iklan di sini

Share this:

Share this with short URL: Get Short URL loading short url
Iklan di sini
This Is The Newest Post
Disqus
Blogger
Pilih Sistem Komentar Yang Anda Sukai

No comments

Gunakan kode <i rel="image">URL GAMBAR DI SINI</i> untuk menyertakan gambar di komentar.

Gunakan konversi tool jika ingin menyertakan kode.
How to style text in Disqus comments:
  • To write a bold letter please use <strong></strong> or <b></b>.
  • To write a italic letter please use <em></em> or <i></i>.
  • To write a underline letter please use <u></u>.
  • To write a strikethrought letter please use <strike></strike>.
  • To write HTML code, please use <code></code> or <pre></pre> or <pre><code></code></pre>, and please parse the code in the parser box below.
Show Parser Box

This Is The Newest Post